Kadis Kesehatan Kabupaten Malaka, drg. Paskalia Frida Fahik
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka dan Belu melaksanakan teken (red, tanda-tangan) Memorandum of Understanding (MoU) pelayanan kesehatan menggunakan identitas e-KTP. Ini langkah Pemkab Malaka dalam rangka mewujudkan Program Kartu Malaka Sehat (KMS), salah satu program prioritas Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH dan Wakil Bupati (Wabup), Louise Lucky Taolin, S. Sos yang akrab dikenal Kim Taolin dalam masa kepemimpinan lima tahun ke depan, pagi ini (Senin, 30/8/21).
Informasi yang diperoleh, Senin (30/8/21) pagi menyebutkan penandatangan MoU tersebut dilakukan Pemkab Malaka dan Belu untuk menyukseskan program KMS. Sehubungan dengan itu, MoU pelayanan kesehatan dengan menggunakan identitas e-KTP untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat sambil menunggu launching Program KMS.
Direncanakan, besok (Selasa, 31/8/21), Pemkab Malaka melakukan penandatangan MoU bersama Kantor Cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Dua kali penandatanganan MoU tersebut dalam rangka menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan dan menyukseskan Program KMS Bupati dan Wabup Malaka.
Kadis Kesehatan Kabupaten Malaka, drg. Paskalia Frida Fahik ketika dikonfirmasi wartawan di Atambua membenarkan penandatangan MoU tersebut.
"Pagi ini, dilakukan tanda-tangan MoU," ujar Kadis Frida.
Sesuai undangan, penandatangan MoU tersebut dilakukan di Kantor Bupati Belu, Senin (30/8/21) sekitar pukul 09. 00 Wita dan dihadiri Bupati Malaka dan beberapa pejabat yang diundang di antaranya Sekda Malaka, Donatus Bere, SH Asisten Administrasi Umum Setda Malaka, Drs. Yoseph Parera, Kadis Kesehatan, drg. Paskalia Frida Fahik, Kadis Dukcapil, Ferdynandus Rame, S. Ip, Kasat Pol PP, Daniel Bria, SE, MM, Kabag Hukum, Gregorius Fatin, SH, Plt Direktur RSPP Betun, dr. Sri Charo Ulina. (ans)